Jun 10
Mulut Lewat Mulut (MLM) bagian 2
Menyambung artikel sebelumnya, saya akan membahas sedikit tentang gambaran Multi Level Marketting (MLM). Terlepas dari pro kontra, saat ini banyak berkembang perusahaan MLM yang ada di Indonesia. Baik itu yang bergerak di bidang Fashion, Obat, makanan suplemen dan lain-lain.
MLM hanyalah salah satu metode memasarkan suatu produk dan merupakan metode bisnis alternative yang berhubungan dengan pemasaran dan distribusi. Banyak orang beranggapan MLM sebagai “Terobosan baru” yang luar biasa dan merupakan cara terbaik untuk memasarkan barang dengan modal yang kecil.
Sebenarnya, MLM kalau dilihat adalah memperpendek jalur yang ada pada system penjualan konvensional, caranya adalah mempersingkat jarak antara produsen dan konsumen. Sebab, pada system ini jarak dari produsen ke konsumen hanya dibatasi oleh distributor independent langsung ke konsumen. Coba anda bandingkan dengan penjualan konvensional, Produsen – Distributor tunggal – Sub agen – Pengecer, baru sampai ke konsumen. Sehingga pemasarannya bisa dipotong 2 jalur yaitu sub agen dan pengecer. Selain itu, biaya pemasaran dan distribusi bisa dipotong sampai 60%, karena pemasaran dilakukan dari distributor (member) satu ke calon distributor baru dengan cara getok tular (biasanya dengan cara presentasi).
Selanjutnya, seorang member baru yang baru direkrut dilatih untuk menjadi ‘sponsor’ yang mencari member baru. Intinya para member berbagi pengetahuan dan keahlian dengan member baru, dan para member baru diharapkan untuk meluangkan waktu untuk membentuk dan membina jaringan. Begitu seterusnya.
Nah, dari mana seseorang member mempunyai keuntungan yang luar biasa? Dari penjualan jaringan merekalah member mendapatkan komisi sebagai pendapatan atau istilahnya “bonus” penjualan. Bayangkan saja kalau seorang member mempunyai 1000 atau lebih orang jaringan di bawahnya. Dan ini bukan tidak mungkin.
Sebagai pebisnis online yang sering bermain di afiliasi, tentunya anda pasti tidak heran. Sebab antara Afiliasi dan MLM mungkin sedikit bedanya. Intinya adalah memperbanyak member. Bedanya, kalau MLM, setiap member dibawah kita berhasil memasarkan produk, maka upline atau sponsornya dapat bonus. Ini sampai kedalaman tertentu sesuai dengan marketing plan masing-masing perusahaan.
Mungkin itu sedikit pengetahuan saya tentang MLM, mudah-mudahan anda tidak menilai semua MLM itu menyesatkan. Ada komentar? Saya tunggu.
Tags
affiliate afiliasi air bisni online bisnis bisnis online blogger cepat menghasilkan uang di internet data dolar ebook efek blogging formula bisnis hosting hosting berbayar indonesia informasi internet internet bisnis joko joko santoso kontes seo layanan mesin pencari MLM motivasi motivasi diri online Page Rank pasar pelatihan pemasaran pendidikan purna jual sahabat saluran search engine stop dreaming star action stop dreaming start action survey survey dibayar tiket pesawat ulet Viral Linking virus

Bisnis MLM termasuk dalam kategory bisnis dengan sistem jaringan.
perincian tentang MLM bisa dijabarkan sebagai berikut :
Multi = Banyak
Level = Tingkatan
Marketing = Pemasaran
so dapat disimpulkan menjadi Pemasaran dengan Banyak Tingkatan…
kalau Pemasaran berarti harus ada barang yang akan dipasarkan dan biasanya barang tersebut bersifat Unik dan jarang ditemukan dipasar biasa dengan harga yang biasanya relatif lebih tinggi…
Sebenarnya yang menganut penjualan dengan sistem jaringan sudah banyak, seperti contohnya :
1. Microsoft = menjual softwarenya dengan sistem pembaharuan pada produk hampir setiap tahunnya, otomatis mereka yang udah beli software dari microsoft pasti akan meng-upgrade ke software yang lebih bary..
2. Mc’ Donald = memakai sistem franchise terhadap gerai-gerainya, ini juga menerapkan sistem jaringan toh…
3. dan terakhir adalah Prudential, juga menerapkan sistem jaringan untuk merekrut agen-agennya dan ini terbukti sangat efektif untuk meningkatkan pendapatan dari Prudential.
3 contoh diatas semuanya adalah perusahaan besar dan mempunyai omzet yang sangat tinggi untuk ukuran dunia dan mereka menerapkkan sistem jaringan untuk meningkatkan bisnis mereka….
[Reply]
joko santoso Reply:
June 12th, 2010 at 20:07
Wah, mas rudy memang jago dalam mlm. trim ya
[Reply]
memang tidak ada yang menyesatkan dala MLM kalo sudah mencoba terjun kedalamnya
yang penting dalam bisnis MLM adalah kejujuran dan saling memberikan semangat.. downline tidak hanya dilepas begitu saja….
sippp pak ^_^
[Reply]
joko santoso Reply:
June 12th, 2010 at 20:09
Betul mbak, kita harus saling membantu, kalau kita mau sukses harus mensukseskan orang lain.
[Reply]
apapun usahanya, tetap harus ditekuni dan butuh kesabaran menjalaninya
[Reply]
menyesatkan? jika ternyata yang mengajak tidak paham seluk beluk MLM yang ditawarkan dan hanya mengajak karena bisa cepat mendulang keuntungan, sehingga tidak realistis apa yang disampaikan, jadinya terlihat memaksa, dan tentu menyesatkan (itu bagi saya).
[Reply]
meski internet telah demikian pesat berkembang, saya juga percaya bahwa word of mouth masih menjadi promo efektif mendapat prospek potensial.
[Reply]
joko santoso Reply:
June 13th, 2010 at 11:51
betul mas,… saya juga percaya itu
[Reply]
Jeprie Reply:
June 19th, 2010 at 16:25
Betul sekali. Malah menurut yang saya baca, referensi dari twitter FB atau twitter lebih menjamin karena orang lebih percaya pada link dari orang yang dia kenal. Banyak yang menyarankan bahwa jaringan sosial sekarang lebih penting dari google.
Sayangnya, saat ini banyak blogger pemula yang masih menganggap bahwa SEO (lebih spesifiknya SEO untuk Google) adalah segalanya. Akhirnya, mereka tertipu dengan janji-janji marketer SEO. Sangat disayangkan.
[Reply]
Ngomong-ngomong, hadiah kiriman saya apa sudah Pak Joko terima?
[Reply]
joko santoso Reply:
June 13th, 2010 at 09:25
Oh iya sudah mas agus, trima kasih banyak hadiahnya, sory belum konfirmasi…
[Reply]
sayang citra mlm di masyarakat cenderung negatif, karena banyak yg gagal daripada yg berhasil, bahkan banyak pula yg tipu2 …
salam dari Surabaya
A Fauzi
[Reply]
joko santoso Reply:
June 13th, 2010 at 11:51
kita harus pandai-pandai memilih perusahaan yang baik pak
[Reply]